Showing posts with label PROXMOX. Show all posts
Showing posts with label PROXMOX. Show all posts

Friday, February 17, 2017

Installasi Web Server Pada Debian 8 Menggunakan Apache


Danarweb | Setelah kemarin kita berkenalan dengan Web Server dan Apache pada artikel Pengertian web server dan fungsinya, Kali ini kita akan belajar mengenai cara installasi web server dengan Apache. Pengertian, latar belakang, alat dan bahan, dll juga akan kita bahas pada post kali ini.

Pengertian

Web server dapat merujuk baik pada perangkat keras ataupun perangkat lunak yang menyediakan layanan akses kepada pengguna melalui protokol komunikasi HTTP atau HTTPS atas berkas-berkas yang terdapat pada suatu situs web dalam layanan ke pengguna dengan menggunakan aplikasi tertentu seperti web browser (peramban web).
Apache adalah server web yang dapat dijalankan di banyak sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini menggunakan HTTP.

Selengkapnya silahkan baca artikel tentang Pengertian web server dan fungsinya

Latar belakang 

Installasi Web Server Menggunakan Apache digunakan agar nantinya server bisa diakses oleh Client menggunakan web browser pada  masing-masing Client

Jangka waktu

Installasi Web Server Menggunakan Apache biasanya selesai hanya dalam jangka waktu kurang dari 10 menit. hanya saja apabila kita ingin sekalian melakukan konfigurasi pada web server tersebut, maka waktu yang diperlukan akan bertambah.

Alat dan bahan

  1. PC Server yang sudah terinstall OS Debian. Pastikan sudah terkoneksi dengan Internet atau dengan repository lokal yang sudah terdapat apache.
  2. PC Client untuk yang sudah terhubung dengan Server, digunakan untuk meremote Server tersebut.
  3. Web browser pada PC Client untuk mengecek web browser.

Tahap pengerjaan

Masuk ke PC Client, lalu remote PC server yang akan dipasangi Web Server menggunakan SSH atau apapun.


Selanjutnya Install Pache2 dan PHP5 sekalian dengan cara mengetikan perintah berikut.
apt-get install apache2 php5


ketik Y untuk mensetujui pemasangan, lalu tunggu penginstallan Apache dan PHP5 sampai selesai.


Cek apakah Web Server sudah terpasang atau belum pada server dengan cara masuk ke Web browser pada PC Client, lalu masukan IP Address Debian Server milikmu ke Address Bar di Browser.
Apabila kamu dibawa masuk ke halaman web seperti ini, maka Web browser sudah berhasil dipasang pada Server milikmu.


Sekarang coba kita membuat sebuah halaman web sendiri berupa informasi tentang PHP5 yang kita install tadi dengan cara mengetikan perintah berikut pada terminal debian. lalu Enter
nano /var/www/html/test.php


 Masukan Script PHP berikut

phpinfo();
?>
 Setelah selesai mengetik script tersebut lalu pencet Ctrl+X lalu save dengan mengetikan Y . Selanjutnya Enter


Coba lihat halaman web PHP yang baru kita buat tadi dengan cara mengetikan URL [Ip Debian]/test.php contohnya adalah 192.168.4.2/test.php pada Web Browser. apabila muncul halaman info PHP, maka Berhasil!


Itulah post tentang Installasi Web Server Pada Debian 8 Menggunakan Apache Semoga kamu terbantu. apabila kamu megalami permasalahan atau terdapat bagian yang kamu tidak mengerti silahkan berkomentar.

Source: Ebook Konfigurasi-Debian-Server-Ver-BLC-Telkom.pdf

Pengertian Web Server Beserta Fungsinya


Danarweb | Ya sebelum kita mulai belajar mengenai cara memasang web server, ada baiknya kita berkenalan dulu dengan web server itu sendiri, antisipasi agar kedepanya kita tidak malah kesulitan sendiri. Web server merupakan salah satu bagian dari server yang paling dasar karena pada bagian Server lainya dibutuhkan web server itu sendiri agar bisa berjalan dengan baik.

Pengertian Web Server

Menurut wikipedia, Web server dapat merujuk baik pada perangkat keras ataupun perangkat lunak yang menyediakan layanan akses kepada pengguna melalui protokol komunikasi HTTP atau HTTPS atas berkas-berkas yang terdapat pada suatu situs web dalam layanan ke pengguna dengan menggunakan aplikasi tertentu seperti web browser (peramban web).
Penggunaan paling umum server web adalah untuk menempatkan situs web, namun pada prakteknya penggunaannya diperluas sebagai tempat peyimpanan data ataupun untuk menjalankan sejumlah aplikasi kelas bisnis.

Sedangkan menurut idcloudhost.com, Web server adalah sebuah software yang memberikan layanan berbasis data dan berfungsi menerima permintaan dari HTTP atau HTTPS pada klien yang dikenal dan biasanya kita kenal dengan nama web browser (Mozilla Firefox, Google Chrome) dan untuk mengirimkan kembali yang hasilnya dalam bentuk beberapa halaman web dan pada umumnya akan berbentuk dokumen HTML.

Fungsi Web Server

Seperti yang sudah sedikit disinggung diatas, Fungsi utama sebuah server web adalah untuk mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan. Disebabkan sebuah halaman web dapat terdiri atas berkas teks, gambar, video, dan lainnya pemanfaatan server web
berfungsi pula untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web yang terkait; termasuk di dalamnya teks, gambar, video, atau lainnya.
Pengguna, biasanya melalui aplikasi pengguna seperti peramban web, meminta layanan atas berkas ataupun halaman web yang terdapat pada sebuah server web, kemudian server sebagai manajer layanan tersebut akan merespon balik dengan mengirimkan halaman dan berkas-berkas pendukung yang dibutuhkan, atau menolak permintaan tersebut jika halaman yang diminta tidak tersedia.

Apache?

Salah satu software Web Server paling populer dan banyak digunakan oleh Admin-Admin didunia adalah Apache, Apache begitu bisa diandalkan karena apache memiliki kelebihan yaitu:

1. Gratis!
Apache bisa digunakan secara gratis tanpa mengurangi fiturnya sedikitpun.
2. Mudah dalam konfigurasi
Apache hanya memiliki empat poin konfigurasi saja
3. Installasi Mudah
Menginstall Apache pada Debian dapat dibilang sangat mudah, karena caranya hampir sama dengan saat kamu menginstall program lainya. (cukup apt-get install blablabla)

Itulah Pengenalan Web Server secara singkat, saya harap post ini dapat membantu kamu untuk mengerti mengenai Web Server sebelum mulai menginstall Web Server pada post selanjutnya.

Source: Wikipedia, idcloudhost.com

Saturday, February 4, 2017

Membuat Virtual Machine (VM) Pada Proxmox


Danarweb | Saya akan kembali mencoba memberikan tutorial seputar Proxmox dan Server lagi, yaitu tentang cara Membuat Virtual Mchine (VM) Pada Proxmox dimana virtual Machine atau VM ini dibutuhkan agar proxmox bisa diinstall sistem operasi sebagaiman fungainya.

Pengertian

Proxmox merupakan sebuah sistem operasi yang digunakan untuk membuat VM atau Virtual Machine agar dalam satu PC server dapat dipasang dan dapat menjalankan beberapa sistem operasi sesuai dengan kemampuan processor.
Virtual Machine (VM) adalah program yang berguna untuk melakukan simulasi suatu sistem PC lengkap. Yang dimaksud lengkap disini adalah RAM, hard disk, floppy disk, prosesor, graphics card dan beberapa device lain yang umumnya terdapat pada PC.

Latar belakang

Untuk bisa menggunakan Proxmox, terlebih dahulu kita harus membuat Virtual Machine (VM) sebagai wadah untuk sistem operasi yang akan kita instaal pada proxmox 

Lama waktu pengerjaan

Pembuatan Virtual Machine tidak membutuhkan waktu yang lama, biasanya hanya membutuhkan waktu kurang dari lima menit. hanya saja apabila kita ingin menginstall sistem operasi ke Proxmox sekalian, maka waktu yang dibutuhkan akan bertambah lama

Alat dan bahan

  1. PC Server yang sudah terinstall Proxmox
  2. PC Client yang sudah terhubung ke Proxmox

Tahap Pengerjaan

Pertama Login ke Proxmox anda dengan cara masuk browser pada PC client lalu masukan https://[IP Proxmox milikmu]:8006 ke address bar, lalu login


Klik Create VM dipojok kanan atas, selanjutnya masukan node, nama VM, dan VM ID. Untuk resource pool kosongkan saja. lalu next.


Masukan konfigurasi OS. apabila kita ingin menginstall OS Debian pada Virtual Machine yang akan kita buat, maka pilihlah Linux 4.X/3.X/2.6 Kernel (26).


Pilih ISO file sistem operasi yang akan kita pasang ke Virtual Machine kita nanti, file ISO yang dipilih adalah file ISO yang sudah kita upload pada tutorial Cara Upload File ISO pada Proxmox.


Selanjutnya masukan Size hardisk yang ingin kamu pakai pada Virtual machine ini. sesuaikan dengan hardisk pada PC Server milikmu


 Konfigurasikan CPU untuk Virtual Machine kita, sesuaikan core dan socket sesuai kebutuhan kamu.


Selanjutnya atur Size RAM yang ingin kamu pakai pada Virtual machine ini. sesuaikan dengan RAM pada PC Server milikmu


Konfigurasikan network Virtula Machine. Apabila kamu menggunakan VLAN Mikrotik, maka samakan VLAN ID pada Mikrotik dengan VLAN tag pada Proxmox






Pastikan settingan virtual machine milikmu sudah betul, apabila sudah yakin maka klik Confirm


Selesai, Virtual machine sudah berhasil dibuat dan siap untuk diinstall sistem operasi

Oke sekian post tentang Membuat Virtual Machine (VM) Pada Proxmox, Semoga kamu terbantu. oh iya apabila kamu megalami permasalahan atau terdapat bagian yang kamu tidak mengerti silahkan berkomentar.

Friday, February 3, 2017

Cara Installasi Debian Server 8

Danarweb | Kali ini kita akan belajar tentang Cara Installasi Debian 8 Server, Sistem operasi ini akan diinstal pada komputer server yang digunakan untuk . memberikan layanan tertentu pada sebuah jaringan komputer. Nah sebelum kamu mulai menginstall Debian Server, tentunya kita harus mengerti tentang Debian dan Server bukan?

Pengertian

Debian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Debian GNU/Linux memuat perkakas sistem operasi GNU dan kernel Linux merupakan distribusi Linux yang populer dan berpengaruh. Debian didistribusikan dengan akses ke repositori dengan ribuan paket perangkat lunak yang siap untuk instalasi dan digunakan.

Server adalah sebuah sistem komputer yang bertugas memberikan layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server akan lebih optimal jika dibekali spesifikasi yang tinggi . Server juga mempunyai sistem operasi yang khusus, contoh sistem operasi server yang populer yaitu windows server, sun solaris, GNU / LINUX, Unix .

Maksud dan tujuan

Bisa melakukan installasi Debian Server 8 agar nantinya PC server bisa digunakan untuk memberikan layanan kepada client-client-nya.

Alat dan bahan

1. PC yang akan dijadikan Server
2. File installasi/Bootable Debian 8 yang sudah di mount ke USB Flashdisk ataupun DVD.

Jangka waktu

Installasi Debian Server 8 biasanya hanya memakan waktu kurang lebih 30 menit apabila prosesnya lancar

Tahap pelaksanaan

Pertama kamu colokan Flashdisk yang akan dijadikan bootable Debian Server 8 milikmu lalu masuk BIOS untuk mengatur boot priority-nya menjadi USB Flashdisk seperti gambar dibawah ini. Kalo sudah fiatur silahkan save lalu restart PC


Setelah Pc direstart makan akan muncul jendela installasi Debian server 8. Pilih yang "Install"


Pilih bahasanya menjadi bahasa Inggris


pilih Lokasimu, karena Indonesia tidak terdapat dalam daftar maka pilih yang "Other"


Pilih "Asia" karena kita berada di benua Asia


Pilih "Indonesia" karena kita tinggal di Indonesia


 Pilih "United States" pada configure locales


pada konfigurasi keyboard pilih yang "American English"


Pilih "configure network manually" untuk menkonfigurasi jaringan pada Debian


Masukan IP Addrees Debian yang kamu inginkan, misalnya disini saya memasukan IP 192.168.10.2/24


Masukan gateway-nya, karena saya menggunakan Ip 192.168.10.2/24 maka saya menggunakan gateway 192.168.10.1


Isikan Name server sama seperti gateway-nya tadi, mislanya tadi saya menggunakan gateway 192.168.10.1, maka Nameserver-nya juga sama 192.168.10.1.


 Masukan Hostname, Hostname ini adalah nama dari komputer server


masukan domain name, isikan terserah kamu, sebagai contoh disini saya menggunakan domain name "danarweb.net"


Masukan password root yang kamu inginkan, pastikan kamu sudah mencatatnya karena apabila kamu lupa maka kamu tidak bisa login ke servermu.


Masukan lagi password root untuk verifikasi


Masukan nama lengkapmu


Masukan username, saya sarankan menggunakan username yang sama dengan Host-nya saja agar nantinya tidak ribet


Masukan password username yang baru saja dibuat tadi, saya sarankan menggunakan password yang sama dengan password root saja biar tidak ribet nantinya


Ketikan kembali passwordnya untuk verifikasi


 pilihlah time zone daerahmu, apabila kamu tinggal di jawa maka pilih western


 Pilih "Guided - entire disk and set up LVM"


 Pilih Hrdisk yang akan dipasangi Debian


selanjutnya pilih "all files in one partition"


Pilih yes pada pada partition disk


Pilih "Finish Partitioning and write changes to disk"


Pilih yes pada pada partition disk


Perlu diperhatikan, kalo biasanya kita pilih yes, kali ini kita pilih no pada configure package manager.



Kali ini pada Configuring popularity-contest pilih yes


Pilih software yang ingin dipasang, kamu bisa memilih software yang kamu butuhkan saja.


 Saat ada pilihan untuk menginstall GRUB Loader, pilih Yes


Pilih /dev/sda blablabla


Tunggu sebentar, jika berhasil akan muncul dialog seperti dibawah yang menginstruksikan untuk merestart pc server nya. Pilih continue untuk merestart debian nya.


Selamat! Debian Server sudah terinstall pada PC Server kamu, selanjutnya tinggal lakukan sedikit konfigurasi pada Debianmu

 


 Itulah post tentang Cara Installasi Debian Server 8, semoga bermanfaat.